11 May 2008

Membatasi Fungsi Keyboard

Saat membuat sebuah aplikasi dengan berbasiskan database salah satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan adalah validasi data. Apa yang terjadi bila tipe data yang diinputkan oleh user ternyata tidak cocok dengan tipe data yang telah diberikan pada database ? Tentunya akan terjadi kesalahan karena tipe data tidak valid.

Untuk validasi nilai angka dan huruf saja mungkin tidaklah sulit kita bias menggunakan perintah “isnumeric” untuk validasi angka dan “not isnumeric” untuk validasi karakter huruf. Namun cara ini saya nilai tidaklah efektif karena apabila dalam satu textbox yang kita validasi berisi gabungan dari huruf dan angka maka validasi yang kita gunakan menjadi tidak berguna.

Berikut ini saya berikan cara untuk membatasi inputan dari user sesuai dengan karakter yang kita inginkan :


Private Sub text1_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If KeyAscii = 13 Then
MsgBox “Anda baru menekan tombol Enter”
End If

If InStr("0123456789,", Chr(KeyAscii)) = 0 Then
If KeyAscii <> vbKeyBack Then
KeyAscii = 0
End If
End If

End Sub

Fungsi yang saya gunakan untuk membatasi input dari user adalah perintah InStr. Dengan perintah ini maka user hanya dapat menekan tombol-tombol pada keyboard sesuai dengan yang kita izinkan, pada contoh saya diatas, saya hanya mengizinkan atau mengaktifkan tombol “0123456789,” pada keyboard yang telah memiliki nilai ACSII tersendiri. Apabila user mengetikkan selain “0123456789,” maka aplikasi tidak akan merespon dan tidak akan ditampilkan pada textbox. Lalu bagaimana bila kita hanya boleh mengizinkan user untuk memasukkan huruf kecil saja maka kita bias mengganti code tadi menjadi :

InStr("abcde s.d. z", Chr(KeyAscii)) = 0

Dan berlaku untuk karakter lainnya.
Lalu apa fungsi dari code dibawahnya :

If KeyAscii <> vbKeyBack Then
KeyAscii = 0
End If

Code ini untuk mengizinkan user menggunakan tombol Backspace (vbKeyBack) untuk memperbaiki data yang ditelah dimasukkan.
Kelebihan dari code ini adalah untuk mencegah user usil dengan memasukkan code tertentu yang bisa digunakan untuk membobol database yang ada. Terutama bila menggunakan login yang datanya diambil dari database.
Read more ...

Membuat Paket File Instalasi

Untuk membuat paket file instalasi dibutuhkan beberapa langkah sbb:
  1. Pastikan program yang kita buat sudah tidak terdapat kesalahan

  2. Buatlah file exe-nya dengan memilih file >> Make (Project Name) exe...

  3. Masuklah ke menu Add-Ins

  4. Pada kolom Available Add-Ins carilah Package and Deployment Wizard

  5. Pada bagian Load Behavior beri tanda centang pada Loaded/Unloaded dan Load on Startup >> OK.

  6. Maka pada menu Add-Ins akan muncul menu baru yaitu Package and Deployment Wizard pilihlah menu ini untuk langkah selanjutnya.

  7. Pada window yang muncul pilihlah Package

  8. Apabila muncul permintaan untuk mengkompile ulang pilihlah perintah Yes. Apabila proses kompile gagal, itu berarti program yang dibuat masih memiliki kesalahan.

  9. Langkah selanjutnya kita bisa langsung memilih Next hingga muncul jendela Package folder. Pada bagian ini pilihlah letak tempat penyimpanan hasil paketan kemudian Next.

  10. Apabila muncul jendela Missing Dependency Information kita bisa melewati bagian ini dan langsung memilih OK.

  11. Langkah selanjutnya adalah munculnya jendela Included Files, apabila anda menggunakan database access maka pilihlah Add dan carilah database anda. Apabila file tidak ditemukan pada jendela Add File, ubahlah files of type menjadi All Files (*.*).

  12. Sebelum memilih Next perhatikan terlebih dahulu Name dari File, hilangkan tanda centang pada file msado25.tlb. Pengalaman saya bila file ini tidak dihilangkan maka pada saat proses instalasi akan muncul pesan kesalahan yang bila kita Ignore maka tidak akan mempengaruhi aplikasi kita.

  13. Pada jendela selanjutnya ada dua pilihan yaitu Single Cap dan Multiple Caps, apabila dipilih Single Cap maka file-file aplikasi akan dibuat dalam satu file, namun bila kita memilih Multiple Caps kita bisa membagi file-file instalasi menjadi beberapa file sebesar Cap size, lalu Next

  14. Pada bagian Installation Title isilah kata-kata yang biasanya merupakan nama dari aplikasi yang kita buat, dan akan muncul sebagai latarbelakang pada saat proses instalasi.

  15. Pada langkah selanjutnya merupakan pengaturan tata letak shortcut pada start menu kita bisa mengubah tata letak dan namanya atau kita bisa langsung klik Next.

  16. Langkah selanjutnya kita bisa langsung klik Next juga pada bagian Shared files di langkah selanjutnya.

  17. Finish

  18. Pada akhir proses paket ada laporan yang bisa kita sompan atau bisa juga diabaikan.

  19. Cobalah melakukan instalasi dan cobalah.



Read more ...

02 May 2008

Visual Basic ? Apaan Sih ?

Apa sih visual basic itu ??

Visual Basic atau yang lebih dikenal dengan VB merupakan bahasa pemrograman yang menawarkan IDE ( Integrated Development Environment ) yang bertujuan untuk menfasilitasi pembangun perangkat lunak dengan utilitas yang diperlukan.

Visual Basic merupakan turunan dari bahasa basic. Basic yang singkatan dari Beginners’ All-purpose Symbolic Instruction Code yang merupakan salah satu bahasa tingkat tinggi dan sebenarnya tidak bisa disebut sebagai bahasa pemula karena bahasa basic juga digunakan oleh senior-senior atau pemrogram ahli.

Pada visual basic ditawarkan akses ke basis data menggunakan Data Access Objects(DAO), Remote Data Objects (RDO), atau ActiveX Data Object (ADO) dan dapat melibatkan banyak basis data mulai dari Oracle, Sql Server, Access dan MySql, serta menawarkan pembuatan kontrol ActiveX dan objek ActiveX dan masih banyak lagi keunggulan yang lain.

"Dalam pemrograman untuk bisnis, Visual Basic memiliki pangsa pasar yang sangat luas. Dalam sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2005, 62% pengembang perangkat lunak dilaporkan menggunakan berbagai bentuk Visual Basic, yang diikuti oleh C++, JavaScript, C#, dan Java."(Wikimedia.org)
Read more ...

13 April 2008

Pencegahan Error Dengan Membatasi Tindakan Pengguna

Sebagai seorang pembuat program yang baik. Kita harus dapat memikirkan segala tindakan yang mungkin dilakukan oleh pengguna aplikasi kita dan kemudian mencegah hal-hal yang tidak boleh dilakukan agar error program dapat dicegah.

Ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah pengguna melakukan kesalahan dalam menggunakan aplikasi salah satunya adalah dengan membatasi tindakan pengguna.

Untuk dapat membatasi tindakan pengguna maka dapat dilakukan dengan menjaga agar tindakan yang dilakukan pengguna benar-benar aman walaupun terkesan dipaksakan. Contoh kasus, pada saat pengguna akan menambah data dengan menekan tombol Tambah lalu menuliskan data yang baru. Bagaimana bila sebelum pengguna belum menekan tombol Simpan dan langsung menekan tombol navigasi ? Untuk mencegah hal tersebut maka kita dapat mengatur propertis enable pada tombol navigasi. Contoh kode program untuk mengaktifkan dan menonaktifkan tombol navigasi :

Private Sub cmdNavigasi(status As Boolean)

cmdFirst.Enabled = status

cmdLast.Enabled = status

cmdNext.Enabled = status

cmdPre.Enabled = status
End Sub

Private Sub cmdTambah_Click()

Call cmdNavigasi(False) ‘---Menonaktifkan tombol navigasi
End Sub

Private Sub cmdSimpan_Click()

Call cmdNavigasi(True) ‘---Mengaktifkan tombol navigasi
End Sub

Tindakan lain yang perlu diwaspadai adalah bila pengguna tanpa sengaja menekan tombol Hapus, maka kita harus membuat sebuah konfirmasi sebelum data benar-benar dihapus.

Selain itu untuk membatasi tindakan penguna dapat dilakukan dengan mengunci textbox sehingga pengguna tidak dapat melakukan perubahan. Misalnya kita tidak ingin pengguna merubah kode tetapi kita juga tidak ingin menggunakan kontrol label sebab kadang kita juga ingin menambah data baru. Oleh karena itu kita dapat mencegahnya dengan melakukan penguncian pada textbox yang kita inginkan dengan mengatur properti Locked-nya menjadi True atau False untuk sebaliknya.

Agar kesalahan pada database dapat dihindari kita juga bisa membatasi jumlah karakter yang boleh dimasukkan oleh pengguna dengan mengatur properti maxlength-nya menjadi lebar data pada database misalnya pada database lebar data adalah 5 karakter maka properti textbox-nya kita set menjadi 5 yang default-nya adalah 0.

Kesalahan lain yang dapat terjadi adalah pada tipe data yang berbeda dan pengaturan Null atau data boleh kosong dan Not Null atau data tidak boleh dikosongkan, misalnya pada database tipe datanya adalah int(integer) maka pengguna tidak boleh memasukkan unsur huruf didalamnya. Untuk mencegah hal tersebut maka dibutuhkan sebuah validasi data untuk mengecek apakah data yang dimasukkan sudah sesuai dengan ketentuan database yang diharapkan. Contoh kode programnya adalah sebagai berikut :

Private Sub cmdSimpan_Click()

If txtKode.Text = “” Then ‘---input kosong

MsgBox "Data tidak boleh kosong", vbExclamation + vbOKOnly,"Sistem Error"

txtKode.SetFocus

ElseIf Not IsNumeric(txtKode.Text) Then ‘---input bukan angka

MsgBox "Data tidak boleh kosong", vbExclamation + vbOKOnly, "Sistem Error"

txtKode.SetFocus

Else

Call simpan_data

End If
End Sub
Read more ...
 
>